Rabu, 28 Juli 2010

Aturan Baru Liga Basket Nasional

Kompetisi bola basket akan kembali bergulir dengan mengusung nama NBL (National Basketball League). Namun sebelum resmi dihelat, panitia akan terlebih dulu mengadakan preseason tournament yang akan digelar mulai 7-15 Juli 2010. Ajang ini sendiri dimaksudkan untuk mensosialisasikan aturan baru internasional.

Menyikapi peraturan baru yang baru akan diterapkan FIBA (Federasi Bola Basket Asia) yang baru akan diterapkan di Turki pada Agustus mendatang, sejumlah kalangan pun bertanya-tanya. Apakah kompetisi preseason ini bakal berlangsung dengan lancar?

Menanggapi hal ini, Azrul Ananda, direktur DBL Indonesia dan commissioner NBL Indonesia mengaku cukup optimistis bila aturan baru yang meliputi perubahan garis three point yang lebih jauh ini akan berjalan dengan lancar. Namun, Azrul menekankan bila sosialisasi aturan baru di preseason merupakan langkah agar setiap tim kontestan tak lagi asing saat digelarnya kompetisi reguler pada Oktober mendatang.

“Penyelenggara sudah mulai intensif mempersiapkan IBL baru sejak Januari 2010. Kami sudah menyiapkan berbagai regulasi dan penyelenggaraan. Preseason ini akan menjadi masa uji coba penyelenggara, bekerja sama dengan klub dengan formasi yang sekarang, untuk menghadapi musim regular, kata Azrul seperti dalam rilis, Selasa (6/7).

“Dan melihat animo masyarakat Indonesia melalui perkembangan DBL di berbagai kota di Indonesia, penyelenggara merasa optimistis dengan liga basket professional Indonesia. Preseason ini merupakan masa uji coba penyelenggara bekerjasama dengan klub dengan formasi yang sekarang untuk menghadapi musim reguler,” tandasnya.

Olahraga Basket FreeStyler Sedang populer

Awalnya, olahraga basket diciptakan oleh James Naismith pada 1892, sebagai permainan di musim dingin. Kini, ciptaannya itu berkembang menjadi berbagai jenis permainan. Sebutlah three on three, atau kontes slam dunk. Terakhir berkembang pula free style basket ball. Permainan ini lebih mirip atraksi ketangkasan daripada adu kekuatan. Menurut manajer tim basket ball free style Izul Rahmat, ada tiga unsur dalam freestyle basket ball. Yaitu speed ball atau kecepatan memainkan bola, ekspresi diri, dan musik rythm and blues. Namun, jenis musik R&B bukanlah hal yang mutlak. Bisa saja musik pengiringnya dangdut. &quotKita pernah sepanggung dengan Inul, dan reaksi masyarakat cukup bagus," kata Izul. Inul yang dimaksud tak lain adalah penyanyi dangdut dan penari yang terkenal dengan goyang ngebor.

Izul menambahkan, freestyle basket ball mulai berkembang pada era 1980-an di Amerika Serikat. Tim freestyle basket ball yang terkenal di antaranya Harlem Globetrotters, yang pernah mengunjungi Indonesia beberapa tahun silam. Dalam permainan ini terdapat bermacam-macam gaya. Di antaranya street drible atau spider ball yang menekankan permainan memantulkan bola. Sementara gaya two ball adalah atraksi memainkan dua bola. Gaya lainnya adalah slighting ball, breakdance, hand roll, dan spin ball.

Izul mengatakan, permainan ini bisa dibilang masih baru di Tanah Air. Tak heran jika klub-klub freestyle basket ball pun masih bisa dihitung dengan jari. Apalagi, tak semua pemain basket bisa melakukan permainan ini. Kendati demikian, Izul mengaku, timnya sudah mempromosikan olahraga basket ini ke berbagai kota.

Sumber : liputan6.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Taukah kalian permainan yang sering kita mainkan di lapangan
bersama teman ataupun keluarga kita, dimana permainan tersebut dimainkan dengan cara mendrible bola dengan tangan dan memasukkannya ke dalam keranjang. ya... permainan bola tersebut adalah permainan bola basket. Ternyata Sejarah permainan dan perkembangan bola basket itu sendiri diciptakan oleh seorang profesor yang bernama Prof. Dr. James A. Naismith dia adalah salah seorang guru pendidikan jasmani di Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891.
Gagasan pertama yang mendorong terwujudnya cabang olahraga baru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan untuk membuat sebuah olah raga yang menarik pada musim dingin semakin semakin mendesak. dialah Dr. Luther Gullick, seorang pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut telah menyadari adanya gejala yang kurang baik disekolahnya, kemudian diapun segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberikan tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.

Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gabungan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.
Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.

Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.

Setelah penciptaan yang hebat tersebut perkembangan permainan inipun semakin pesat. karena mudah dimainkan dan tidak memiliki unsir kekerasan didalamnya permainan inipun dengan mudahnya berkembang dikalangan masyarakat dan berikut adalah Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.

1. Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket

2. Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)

3. Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.

4. Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.

5. Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.

6. Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.

7. Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

8. Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)

9. Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.

10. Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.

11. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.

12. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia.


Sejarah Basket Indonesia: Berasal dari Migrasi Cina
Cina menjadi salah satu sasaran pengembangan olahraga basket oleh YMCA. Diutuslah Bob Baily ke Tientsien (1894) guna memperkenalkan olahraga baru ini. Sejak itu, Cina mulai memainkan olahraga ini. Selain Cina, negara Asia lain yang dijamah permainan basket untuk kesempatan pertama adalah Jepang (1900) dan Filipina (1900).

Bagaimana bola basket bisa sampai masuk ke Indonesia? Pada tahun 1920-an, gelombang perantau-perantau dari Cina masuk ke Indonesia. Mereka pun membawa permainan basket yang sudah dua dasawarsa dikembangkan di sana. Para perantau itu membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah Tionghoa. Akibatnya, basket cepat berkembang di sekolah-sekolah Tionghoa.

Di sekolah-sekolah Tionghoa itu, bola basket menjadi salah satu olahraga wajib yang harus dimainkan oleh setiap siswa. Tidak heran jika di setiap sekolah selalu ada lapangan basket. Tidak heran juga jika pebasket-pebasket yang menonjol penampilannya berasal dari kalangan ini. Pada era 1930-an perkumpulan-perkumpulan basket mulai terbentuk. Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Medan; menjadi sentral berdirinya perkumpulan basket ini.

Di Semarang misalnya. Pada tahun 1930 sudah ada perkumpulan seperti Chinese English School, Tionghwa Hwee, Fe Leon Ti Yu Hui, dan Pheng Yu Hui (Sahabat). Sahabat adalah klub asal Sony Hendrawan (Liem Tjien Sion), salah satu legenda basket Indonesia.
Usai Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga basket mulai dikenal luas di kota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta dan Solo. Pada PON (Pekan Olahraga Nasional) I (1948) di Solo, bola basket dimainkan untuk pertama kali di level nasional.
Pada tahun 1951, Maladi dalam kedudukannya selaku Sekretaris Komite Olympiade Indonesia (KOI) meminta kepada Tony Wen dan Wim Latumenten untuk menyusun organisasi olahraga Bola Basket Indonesia. Atas prakarsa kedua tokoh ini, pada tanggal 23 Oktober 1951 dibentuklah organisasi Bola Basket Indonesia Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia yang singkatannya tetap sama yaitu PERBASI.
Sepak Bola Tanpa Ruang Batas.

Olahraga sepak bola merupakan olahraga yang paling digandrungi dialam jagad raya ini. Meskipun tema diatas adalah tentang sepak bola, akan lebih realistisnya jika penulis mengupas dari segi global yang sedang dialami oleh bangsa kita saat ini. Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang penulis yakini semua pasti bisa melakukannya. Akan tetapi kita sadar dengan apa yang dikatakan oleh filsuf lama yaitu ”serahkanlah sesuatu pada ahlinya”. Dengan ini hemat saya, kita dituntut untuk menyadari bahwa yang ahlilah yang dapat memainkan olahraga sepakbola dengan sebaik – baiknya. Dan yang tak kalah pentingnya pada kalimat filsuf diatas harus diadakan dalam tataran pengurus PSSI. Sekarang sepak bola kita (Indonesia), sedang mengalami masa transisi dari kegelapan menuju keterangan. Ketika kita terngiang melihat dan mendengar sponsor dilayar televisi yang mengatakan, ”kapan Indonesia bisa masuk piala dunia?”. Kita pasti merasa sedih, gundah dan mungkin akan semakin semangat untuk terlecut menggapainya. Akan lebih realistis jika penulis khususnya dan pembaca umumnya melihat realitas yang sedang dialami oleh sepak bola kita sekarang, artinya akan lebih ngejreng bila kita melihat kedalam dari dalam wajah persepak bolaan Indonesia.

Indonesia yang konon katanya kaya akan hasil alamnya dan luas wilayahnya memilih dari sebelas orang untuk mengisi line-up starter untuk mengisi barisan kesebelasan merah putih sangat sulit. Ini disebabkan oleh ogoisme para petinggi bola kita, (sebut saja PSSI), yang cenderung hobi melakukan pembinaan pemain instan. Alih – alih melakukan regenerasi pemain, PSSI malah ingin mengadopsi pemain asing. Kapan sepak bola kita (Indonesia) akan maju dan berjaya bila yang dibina pemain dari negara lain.

Pembinaan pemain instan PSSI, dapat kita lihat pada timnas U-23, yang dikirimkan ke Belanda pada tahun 2007 lalu. Timnas U-23 yang diproyeksikan untuk mengikuti kejuaraan Sea Games Qatar, disekolahkan sepak bola dinegara Belanda. Selama kurang lebih enam bulan timnas U-23 berada di negara Belanda tersebut. Pengiriman yang konon merogoh kocek sebesar 20 M tersebut, memang tampil bermain di Sea Games Qatar, namun hasil nihilistis dan mengecewakan yang lagi – lagi harus diterima Indonesia. Timnas U-23 yang harus menelan pilpahit dengan dihajar Iran 6 gol tanpa balas, dan yang tak kalah mengecewakannya adalah tak satu golpun yang dapat disarangkan oleh pemain Indonesia U-23 pada waktu itu.

Selain pembinaan pemain secara instan, PSSI juga tidak serius dan komitmen untuk memajukan sepak bola kita. Ketidak seriusan dan ketidak komitmenan ini dapat kita lihat pada sistem liga yang berubah - ubah, pembinaan pemain muda instan, tentang kuota pemain asing, jumlah tim peserta ,dan jadwal yang tidak pasti.

Awal mula Liga sepak bola Indonesia adalah Perserikatan dan Galatama. Dari Perserikatan dan Galatama tersebut kemudian PSSI melebur menjadi satu dan mengememasnya menjadi Liga Indonesia. Tidak berhenti disitu, PSSI pun merubah format Liga dengan sistem dua wilayah. Sistem dua wilayah tersebut hanya dapat bertahan seumur jagung, dengan menghadirkan sistem Liga satu wilayah kembali Disisni PSSI seolah – olah mencari format yang ideal untuk persepak bolaan Indonesia. Dikemudian hari PSSI dituntut untuk membentuk suatu badan hukum dalam ranah sepak bola oleh badan tertinggi sepak bola dunia yaitu FIFA, tak khayal PSSI lalu membentuk satu tingkatan Liga lagi yang kita kenal sekarang dengan sebutan Indonesia Super Ligue (ISL).

Rumput Sintetis Untuk Lapangan Sepak Bola

Sepakbola adalah olahraga paling populer internasional. Seperti olahraga profesional lainnya, atlet sepak bola berasal dari berbagai negara di seluruh dunia. Namun, sepak bola adalah olahraga yang paling diakui internasional. Hal ini tanpa keraguan bahwa sepak bola memiliki basis penggemar yang tertinggi dari semua olahraga di dunia. Itulah sebabnya penting bahwa pemain sepak bola yang menawarkan rumput sintetis terbaik untuk memuaskan para pemainnya. Pemain seperti kita tahu betapa pentingnya bermain pada permukaan yang konsisten dan merasakan di bawah kaki kita untuk dapat memotong dengan cepat dan bergerak cepat. Kita juga tahu bagaimana praktek penting untuk permainan kami. Apakah Anda bermain untuk bersenang-senang atau berada di liga, Anda ingin untuk dapat bermain secara konsisten. Kadang-kadang rumput alami bukanlah solusi terbaik terutama setelah hujan karena sangat sulit untuk bergerak karena lumpur dan genangan air. rumput sintetis yang menyediakan solusi alternatif untuk sepak bola keinginan dan kebutuhan Anda. Ini dapat memberikan Anda permukaan kering bahkan setelah hujan.

Ketika kita berbicara tentang sepak bola pada tingkat profesional, alasan yang lebih untuk percaya bahwa rumput sintetis harus menjadi solusi ideal. Alasannya adalah karena mengambil uang secara keseluruhan lebih banyak untuk mempertahankan lapangan rumput profesional alami dibandingkan dengan rumput buatan. Layanan-layanan pemeliharaan termasuk memotong, penyiraman, penyiangan, pemupukan, dan lukisan. Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana alam bidang rumput dibawa kembali ke yang baru? Itu karena harus dicat ulang setelah setiap kali digunakan lapangan, terutama setelah penggunaan berat. Semua layanan ini dapat menambahkan hingga tagihan besar dan kuat dan mahal. Anda dapat mengatasi bahwa ketidaknyamanan dengan beralih ke rumput sintetis. Anda tidak perlu lagi mengecat lapangan, karena dengan rumput sintetis, cat permanen dan tidak menular. Satu-satunya hal yang harus Anda lakukan untuk melestarikan, dan mempertahankan bidang rumput sintetis adalah untuk mengambil puing longgar dan memilikinya dipersiapkan setiap sekarang dan kemudian. Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu bermain daripada mempertahankan, sepanjang tahun.

pemain sepak bola perlu ladang untuk menawarkan traksi dan stabilitas, dan rumput sintetis menyediakan karakteristik tersebut. Sementara traksi dan stabilitas penting, juga penting bagi kita untuk tahu bahwa sepak bola adalah olahraga kontak seperti basket dan sepak bola. Dengan kontak fisik, cedera datang tak terelakkan. Kita semua tahu risiko ketika bermain semua jenis olahraga kompetitif. Meskipun menawarkan rumput alam yang alami rasakan ketika melakukan kontak dengan tanah, rumput sintetis juga dapat meniru karakteristik alam untuk mengurangi cedera juga. rumput sintetis telah kerikil seperti butiran disebut pengisi yang berfungsi sebagai lapisan bawah untuk menyerap kejutan dari bawah kaki Anda, dan memberikan bantal kepada rumput sintetis untuk terasa alami. Selain itu, juga ramah lingkungan, dan tidak memiliki bahan kimia berbahaya. Dengan mengatakan bahwa, rumput sintetis akhirnya dapat menjadi standar di bidang olahraga untuk pemain sepak bola sama.

PENGERTIAN OLAHRAGA

Olahraga adalah aktivitas gerak manusia menurut teknik tertentu dalam pelaksanaannya ada unsur bermain : Ada rasa senang, Dilakukan waktu luang, Aktivitas dipilih (sukarela), Kepuasan dalam proses, Jika tidak dilaksanakan ada sanksi dan Nilai positif.
Kesegaran jasmani adalah aktivitas yang dilakukan dengan kemampuannya sendiri sehingga tidak menimbulkan lelah.
PENGERTIAN OLAHRAGA


Olahraga menurut hakekatnya adalah aktivitas otot-otot besar yang menggunakan energi tertentu untuk meningkatkan kualitas hidup.

Olahraga adalah segala kegiatan menusia dengan ciri-ciri ada peserta, penonton, pemenang dan hadiah.(menurut Maladi)

Olahraga adalah segala usaha untuk mendorong, membangkitkan, mengembangkan, dan membina kekuatan jasmani dan rohani manusia.(Keppres 131 Th1962)

Olahraga adalah segala kegiatan manusia yang wajar yang diperlukan dalam hidupnya sesuai dengan kodratnya.(MUSORNAS I)

Olahraga adalah bentuk kegiatan jasmani yang terdapat dalam permainan, perlombaan, dan kegiatan jasmani secara intensif dalam rangka memperoleh rekreasi, kesenangan dan prestasi optimal.(Abdul Gafur)

Olahraga adalah setiap kegiatan yang mengandung sifat permainan berisi perjuangan diri sendiri atau bersama orang lain atau konfrontasi dengan unsur alam.(ICSP)